Procurement · Process workspace
Purchase request approval
Laporan eksekutif berisi baseline, temuan, rekomendasi, dan estimasi dampak.
Executive report previewFormat print A4 · estimasi dipisahkan dari input.
FLOWPRINT / PROCESS INTELLIGENCE
Executive process reviewPurchase request approval
Review, persetujuan, dan pemenuhan permintaan pembelian.
DEPARTMENTProcurement
REPORTING DATE6 November 2026
MONTHLY VOLUME95 executions
Report ini dihasilkan dari input proses dan asumsi demo. Angka operasional dan finansial adalah ilustratif, bukan pengukuran atau komitmen hasil.
01 / Executive summary
Proses Purchase request approval memiliki 5 aktivitas operasional yang tercatat. Human effort baseline sebesar 1j 29m per eksekusi dan waktu tunggu sebesar 6j, menghasilkan estimasi beban kerja 140,9 jam per bulan pada volume 95 eksekusi.
3 opportunity berbasis aturan teridentifikasi untuk ditinjau. Rekomendasi merupakan sinyal discovery, bukan prediksi keberhasilan automasi. Validasi setiap temuan bersama pemilik proses sebelum perubahan dijalankan.
02 / Process overview
Total activities5
Human effort / run1j 29m
Waiting / run6j
Cycle time / run7j 29m
Monthly workload140,9 jam
Monthly labor costRp 10.991.500
Manual activities4
Monthly volume95
Input assumptions: hourly labor cost Rp 78.000, volume 95 per month. Calculated metrics use the methodology described at the end of this report.
03 / As-Is workflow
Baseline · current state
STARTMulai permintaan→ManualAjukan permintaan pembelian12 mnt effort→ManualReview procurement25 mnt effort→ManualPersetujuan manajer4 mnt effort · +6j wait→ManualKonfirmasi pemasok30 mnt effort→Semi-otomatisProses pembayaran18 mnt effort→ENDSelesai
04 / Bottleneck analysis
- Persetujuan manajer · Reduce waiting · score 76
Waktu tunggu tercatat 360 menit per pengajuan. Uji SLA, notifikasi, dan jalur persetujuan yang lebih terstruktur sebelum mengubah kebijakan. Next action: Petakan waktu persetujuan aktual dan tetapkan SLA serta notifikasi eskalasi. - Ajukan permintaan pembelian · Integrate · score 66
Aktivitas menggunakan Form internal dengan kesiapan integrasi 4/5. Evaluasi pertukaran data untuk mengurangi pemindahan informasi manual. Next action: Periksa API/connector yang tersedia dan lakukan uji rekonsiliasi data. - Proses pembayaran · Integrate · score 53
Aktivitas menggunakan ERP dengan kesiapan integrasi 5/5. Evaluasi pertukaran data untuk mengurangi pemindahan informasi manual. Next action: Periksa API/connector yang tersedia dan lakukan uji rekonsiliasi data.
05 / Automation opportunity matrix
| Aktivitas | Score* | Priority | Category | Focus |
|---|---|---|---|---|
| Persetujuan manajer | 76/100 | high | Reduce waiting | Waktu siklus & SLA |
| Ajukan permintaan pembelian | 66/100 | medium | Integrate | Serah-terima data |
| Proses pembayaran | 53/100 | low | Integrate | Serah-terima data |
*Skor adalah heuristic prioritization score 0–100, bukan probabilitas keberhasilan automasi.
06 / To-Be workflow & impact
Belum ada To-Be scenario untuk proses ini. Buat skenario pada Scenario Simulator untuk menyertakan perbandingan before/after dalam laporan. Buka simulator →
07 / Methodology & assumptions
- Human effort = jumlah effort menit pada seluruh Activity node.
- Waiting time = waktu tunggu pada Waiting node dan Activity node.
- Cycle time = human effort + waiting time; tidak termasuk variasi atau parallel execution.
- Monthly workload = (human effort ÷ 60) × monthly volume.
- Monthly labor cost = monthly workload × hourly labor cost input.
- Potential hours saved = (baseline monthly hours − proposed monthly hours) × adoption rate.
- Skor opportunity memakai bobot volume, manual intensity, repetisi, standardisasi, waiting, error impact, dan integration readiness.
- Semua hasil merupakan estimasi berbasis input. Tidak ada event log, time study, atau data aktual yang terhubung.
08 / Recommended next steps
- Validasi baseline dan definisi start/end bersama process owner.
- Kumpulkan data durasi aktual, variasi kasus, volume, dan rework.
- Prioritaskan satu opportunity untuk discovery, termasuk exception dan kontrol.
- Review skenario To-Be dengan pemilik fungsi, IT, dan compliance.
- Ukur dampak melalui pilot sebelum mengklaim benefit atau melakukan rollout.